Senin, 09 November 2015

KISI-KISI SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER

KISI-KISI
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER
STIE BANK BPD JATENG

Mata kuliah              : Sistem Informasi Manajemen
Dosen Pengampu     : Septia Lutfi, S.Kom, M.Kom


1.    Jelaskan manfaat Sistem Informasi Manajemen dalam bidang pemasaran
2.    Apa yang kamu ketahui tentang SIM ? Dan mengapa SIM sangat berperan penting dalam sebuah manajemen ?
3.    Jelaskan sejarah Sistem Informasi Manajemen, eksistensinya saat ini dan perkembangannya di masa depan !
4.    Apa keuntungan dan kerugian dari penggunaan SIM bagi sebuah perusahaan ? Sebut dan Jelaskan !
5.    Komponen apa saja yang diperlukan dalam Sistem Informasi Manajemen ?
6.    Jelaskan bagaimana hubungan Sistem Informasi Manajemen dan Fungsi Manajemen !
7.    Mengapa dikatakan Sistem Informasi Akuntansi sebagai bagian terbesar dari Sistem Informasi Manajemen ?
8.    Jelaskan manfaat SIM untuk suatu perusahaan !
9.    Kualitas suatu informasi dipengaruhi oleh 3 hal, Relevancy, Accurancy, dan Timelinness. Jelaskan ke-3 hal tersebut !

JAWABAN :

1.    Manfaat SIM dalam bidang pemasaran yaitu :
v Dapat membantu manajer pemasaran dalam merencanakan jangka pendek dan jangka panjang proses dan cara pemasaran produk.
v Dapat mengetahui keadaan pasar atau pesaing sehingga kita dapat menyusun strategi    pemasaran yang berbeda dan lebih menarik.
v Dapat membantu memperkenalkan produk kita ke pasar.
v Membantu manajer pemasaran dalam memonitor kegiatan penjualan perusahaan.

2.    SIM merupakan jaringan prosedur yang saling berkaitan satu sama lain yang menghasilkan atau menyajikan sebuah informasi yang dapat digunakan sebagai bahan manajer maupun non manajer dalam membuat keputusan atau melaksanakan tugasnya yang meliputi planning, organizing, actuating, dan controlling dimana dalam penggunaannya melibatkan komputer.

SIM sangat berperan penting karena dengan adanya SIM dapat memudahkan perusahaan dalam mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan serta dapat membantu manajer dalam merencanakan hal-hal yang akan dilakukan perusahaan berdasarkan informasi yang telah tersedia. SIM juga dapat membantu seorang manajer dalam memutuskan suatu hal berdasarkan informasi yang tersaji.

3.    Sejarah SIM : 
Konsep sistem informasi telah ada sebelum munculnya komputer. Sebelum pertengahan abad ke-20, pada masa itu masih digunakan kartu punch, pemakaian komputer terbatas pada aplikasi akuntansi yang kemudian dikenal sebagai sistem informasi akuntansi. Namun demikian para pengguna khususnya dilingkungan perusahaan masih mengesampingkan kebutuhan informasi bagi para manajer. Aplikasi akuntansi yang berbasis komputer tersebut diberi nama pengolahan data elektronik (PDE). Pada tahun 1964, komputer generasi baru memperkenalkan prosesor baru yang menggunakan silicon chip circuitry dengan kemampuan pemrosesan yang lebih baik. Untuk mempromosikan generasi komputer tersebut, para produsen memperkenalkan konsep system informasi manajemen dengan tujuan utama yaitu aplikasi computer adalah untuk menghasilkan informasi bagi manajemen. Ketika itu mulai terlihat jelas bahwa komputer mampu mengisi kesenjangan akan alat bantu yang mampu menyediakan informasi manajemen. Konsep SIM ini dengan sangat cepat diterima oleh beberapa perusahaan dan institusi pemerintah dengan skala besar seperti Departemen Keuangan khususnya untuk menangani pengelolaan anggaran, pembiayaan dan penerimaan negara. Namun demikian, para pengguna yang mencoba SIM pada tahap awal menyadari bahwa penghalang terbesar justru datang dari para lapisan manajemen tingkat menengah sampai atas. Perkembangan konsep ini masih belum mulus dan banyak organisasi mengalami kegagalan dalam aplikasinya karena adanya beberapa hambatan, misalnya:
Ø kekurangpahaman para pemakai tentang computer
Ø kekurangpahaman para spesialis bidang informasi tentang bisnis dan peran manajemen
Ø relatif mahalnya harga perangkat komputer, serta
Ø terlalu berambisinya para pengguna yang terlalu yakin dapatmembangun sistem informasi secara lengkap sehingga dapatmendukung semua lapisan manajer.Sementara konsep SIM terus berkembang, Morton, Gorry, dan Keendari Massachussets Institute of Technology (MIT) mengenalkan konsep baru yang diberi nama Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems - DSS). DSS adalah sistem yang menghasilkan informasi yang ditujukan pada masalah tertentu yang harus dipecahkan atau keputusan yang harus dibuat oleh manajer.Perkembangan yang lain adalah munculnya aplikasi lain, yaitu Otomatisasi Kantor (office automation - OA), yang memberikan fasilitas untuk meningkatkan komunikasi dan produktivitas para manajer dan staf kantor melalui penggunaan peralatan elektronik.Belakangan timbul konsep baru yang dikenal dengan nama Artificial Intelligence (AI), sebuah konsep dengan ide bahwa komputer bisa diprogram untuk melakukan proses logik menyerupai otak manusia. Suatu jenis dari AI yang banyak mendapat perhatian adalah Expert Systems (ES), yaitu suatu aplikasi yang mempunyai fungsi sebagai spesialis dalam area tertentu. Semua konsep di atas, baik PDE, SM, OA, DSS, EIS, maupun AI merupakan aplikasi pemrosesan informasi dengan menggunakan komputer dan bertujuan menyediakan informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan (Sutono, 2007).

Eksistensi saat ini SIM saat ini : Sangat eksis dan banyak digunakan di berbagai   bidang karena melihat begitu besar manfaatnya.
Perkembangan di Masa Mendatang : Jika kita lihat bahwa semakin maju dunia,maka semakin tinggi pula kecepatan dari majunya tekhnologi.jika kita acuh atau tertinggal akan kemajuan tekhnologi maka kita akan terlindas oleh jaman. Maka sudah pasti bahwa di masa mendatang, SIM akan lebih marak lagi digunakan dengan tekhnologi yang lebih canggih lagi dari sekarang.

4.    Keuntungan penggunaan SIM:
·       Mengurangi biaya : dengan adanya SIM maka ada beberapa pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh beberapa orang namun dapat dilakukan oleh satu sistem dimana ini akan menghemat pengeluaran biaya untuk tenaga kerja. Sehingga perusahaan dapat memperoleh keuntungan lebih.
·       Efisiensi waktu : perusahaan juga dapat menghemat waktu berkat adanya SIM, karena sistem dapat menghasilkan dan menyajikan informasi yang dibutuhkan secara cepat.
·       Tidak ada data yang ganda, karena secara otomatis sistem dapat di setting untuk menolak penginputan data yang sama atau sudah ada.

Kerugian SIM :
·       Membutuhkan dana besar untuk merakin dan menerapkan system tersebut.
·       Terjadinya error pada system.
·       Kurangnya keakuratan.

5.  Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional
a. Sistem Administrasi dan Operasional
b. Sistem Pelaporan Manajemen
c. Sistem Database
d. Sistem Pencarian
e. Manajemen Data
Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik
a. Perangkat keras:
• Komputer (CPU, Memory)
• Pesawat Telepon
• Peralatan penyimpan data (Decoder)
b.Perangkat lunak
• Perangkat lunak yang umum untuk pengoperasian dan manajemen data
• Program aplikasi
c.DataBase
• File-file tempat penyimpanan data dan informasi
• Media penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.
d. Prosedur pengoperasian
• Instruksi untuk pemakai
• Instruksi penyiapan data sebagai input
• Instruksi operasional
 e. Personalia pengoperasian
• Operator
• Programmer
• Analisa sistem
• Personalia penyiapan data
• Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.

6.Hubungannya menuai sinergi yaitu serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terbadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas telah di tetapkan. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen
a. Perencanaan (planning)
b. Perorganisasian
c. Pengarahan
d. Pengawasan

7. Sistem Informasi Akuntansi dikatakan sebagai bagian terbesar dari Sistem Informasi Manajemen karena Sistem Informasi Akuntansi ini berada di berbagai bidang operasional manajemen organisasi. Sehingga Sisten Informasi Akuntansi dapat juga didefinisikan sebagai kumpulan dari subsistem-subsistem yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mengolah data keuangan menjadi informasi keuangan yang diperlukan oleh manajemen dalam proses pengambilan keputusan di bidang keuangan.

8. Manfaat sim bagi perusahaan bisnis : Sim akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta biaya tak terukur yang muncul dari informasi.

9. Relevancy:  informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakaianya. Hal ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi pemakaiannya.
Accurancy: sebuah informasi harus akurat karena dari sumber informasi hingga penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang data mengubah mengubah/ merusak informasi tersebut.
Timelines: informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar